10 Makanan Yang Baik Untuk Detoksifikasi

by Baju Wanita on 3 December 2011. Updated 16 April 2012

Proses detosifikasi merupakan proses pembersihan tubuh dari racun, zat-zat asing dari lingkungan yang menyebabkan radikal bebas. Berikut ini 10 jenis makanan sehat yang memiliki efek ‘membersihkan’.

1.  Watercress atau Selada air

Anda biasa menambahkan watercress atau selada air pada sandwich atau menaburkanya diatas salad. Selada air sangat baik untuk proses detoksifikasi, karena akan menjaga sel Anda  dari radikal bebas, selain itu juga membantu enzyme meningkatkan kinerja enzim yang berperan untuk detoksifikasi pada hati, dan merupakan diuretik alami.

2.  Air Lemon

Lemon merupakan sumber vitamin C , yang sudah banyak diketahui fungsinya dalam membantu tubuh mendetoksi racun dan juga membakar lemak. Dr.Frank Lipman menyarankan untuk meminum air lemon setiap pagi untuk memberikan kondisi alkali pada tubuh dan juga membantu melancarkan pencernaan.

3.  Sayuran Hijau

Banyak cara yang dapat dipakai untuk menyisipkan menu sayuran hijau ke dalam makanan, Anda dapat memakannya secara mentah, menambahkan pada sup, atau dengan menjus. Sayuran yang berwarna hijau terutama hijau gelap meningkatkan jumlah klorofil dalam saluran pencernaan, yang membantu tubuh agar terbabasa dari racun yang ada di lingkungan seperti asap dan herbisida.

4.  Buah-buahan segar

Mengkonsumsi buah-buahan segar membantu tubuh untuk memenuhi kebutuhan vitamin essential, sebagai antioksidan, serat, dan berderet khasiat baik lainnya bagi tubuh. Komsumsilah buah-buahan segar untuk membantu melancarkan proses pencernaan dan detoksifikasi.

5.  Kubis

Mitos yang terkenal tentang kubis yang biasa dikonsumsi menjelang tahun baru untuk memperoleh keberuntungan dan kemakmuran, namun terlepas dari mitos tersebut kubis ternyata memang membawa manfaat bagi kesehatan tubuh karena membantu membersihkan racun atau detoksifikasi pada hati.

6.  Artichoke

Artichoke merupakan semacam tumbuhan yang bunganya dimakan sebagai sayur. Dari berbagai studi yang telah dilakukan terbukti bahwa atrichoke membantu meningkatkan kesehatan hati dan fungsi kantong empedu. Selain itu artichoke juga mengandung cynarin yang berfungsi untuk meningkatkan produksi empedu, dan mencegah kesulitan dalam pencernaan.  Apabila Anda mencari makanan alamin yang membantu secara efektif untuk proses detoksifikasi, maka Artichoke merupakan pilihan yang tepat.

7.   Umbi

Serat yang terdapat pada umbi dapat membantu meningkatkan produksi enzim yang memerangi antioksidan di hati, dan membantu hati serta kelenjar empedu untuk mengeliminasi racun atau zat-zat berbahaya dalam tubuh.

8.  Jahe dan Bawang Putih

Jahe dan bawang putih merupakan sahabat baik bagi hati Anda, karena membantu membebaskan dari radikal bebas dalam tubuh. Konsumsi kedua bahan tersebut secara rutin untuk menjagi hati Anda agar bersih dari racun.

9.   Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan yakni catechin –jenis flavonoid, yang dipercaya dapat mencegah Anda terserang kanker hingga penyakit jantung, seperti yang dikatakan oleh Karen Collines, penasehat gizi di America Institute for Cancer Research di Washington, DC. Selain itu teh hijau juga dipercaya bermanfaat untuk menjaga berat badan tubuh, yang juga baik untuk kulit. Berdasarkan penelitian mengkonsumsi teh hijau secara rutin dapat menurunkan resiko terkena penyakit kardiovaskular hingga 10 %.  Kandungan catechin selain itu juga membantu mempercepat aktivitas hati dan meningkatkan produksi enzim untuk detoksifikasi.

10.  Gandum

Gandum dapat Anda jadikan sebagai teman baik terutama bagi yang sedang diet. Selain kaya nutrisi dan antioksidan, gandum juga memiliki kandungan serat yang amat tinggi, yang mencegah Anda dari sembelit. Pencernaan yang lancar juga akan memudahkan racun untuk keluar dari tubuh.

Previous post:

Next post: